en id

Menjadi Operator Bandara Terbaik dengan Mengutamakan Keselamatan

22 Jul 2016

kembali ke list


Safety is Expensive mungkin adalah kata yang tepat dalam menggambarkan bahwa keselamatan khususnya di bandara mutlak diperlukan. Hal tersebut tidak terlepas dari adanya peristiwa yang menyebabkan kerugian yang tidak sedikit yang timbul dari tidak diperhatikannya masalah keselamatan ini. Sehingga seluruh otoritas bandara di seluruh dunia pun sangat menitikberatkan pengelolaan bandaranya pada keselamatan. Safety first.

PT. Angkasa Pura I (Persero) sebagai salah satu pengelola bandar udara pun berkeinginan agar keselamatan ini menjadi sebuah budaya perusahaan yang dapat diterapkan dan dilaksanakan di semua lini perusahaan dengan menerapkan Safety Culture. Hal ini sejalan dengan komitmen yang dibuat oleh Direksi PT. Angkasa Pura I (Persero) dalam mengimplementasikan sistem managemen keselamatan. 

Safety Culture atau budaya keselamatan tidak hanya untuk diperdengarkan saja, tetapi juga harus dilaksanakan dan dibudayakan, Safety Culture terlihat dari sikap tindak sehari-hari terhadap hazard. Kalimat ini adalah petikan yang disampaikan oleh General Manager PT. Angkasa Pura (Persero) Kantor Cabang Bandara Frans Kaisiepo Biak dalam rangka membuka Sosialisasi Safety Culture pada hari Kamis, 27 Nopember 2014.

Sosialisasi yang diadakan dalam dua sesi ini dipandu oleh Hadi Tirta K. selaku Safety Management System Department Head PT. Angkasa Pura I (Persero). Sesi pertama khusus bagi karyawan-karyawati PT. Angkasa Pura I (Persero), kemudian dilanjutkan pada sesi kedua yang dihadiri Airport Community seperti pihak dari Airlines, Mitra Usaha, dan Mitra Kerja PT. Angkasa Pura I (Persero). Dari sosialisasi ini diharapkan agar seluruh bandara menjadi tempat yang aman dan nyaman, sehingga VISI PT. Angkasa Pura I (Persero) yakni menjadi salah satu dari sepuluh pengelola bandar udara terbaik di Asia dapat terwujud. 

Bandara bukanlah milik sebuah perusahaan semata, akan tetapi bandara adalah milik masyarakat secara menyeluruh. Sebuah perusahaan hanyalah sebagai operator/pengelola bandar udara. Sehingga masyarakat pun turut serta diharapkan dapat berlaku safety di bandar udara. Doing Right Thing Even When No One Is Watching