en id

Kegiatan Penyaluran Bantuan Pendidikan dan Bina Lingkungan Program CSR Angkasa Pura I Tahun 2017

Kegiatan Penyaluran Bantuan Pendidikan dan Bina Lingkungan Program CSR Angkasa Pura I Tahun 2017

 

Biak - PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Frans Kaisiepo Biak melakukan penyaluran bantuan melalui program CSR pada hari Rabu, 26 April 2017, bertempat di Ruang Rapat EOC Bandar Udara Frans Kaisiepo Biak, dengan dihadiri oleh pejabat-pejabat AP I Biak, Minggus E.T. Gandeguai selaku General Manager AP I Biak melakukan penyerahan bantuan secara simbolis ke sekolah-sekolah swasta yang ada di Biak serta Paguyuban Warga Jateng.

"Pada kegiatan CSR tahap pertama di tahun 2017 ini, kami lebih fokus dalam bidang pendidikan agar dunia pendidikan di Papua, khususnya di Biak, dapat terus berkembang." ungkap Minggus. Beliau pun berencana untuk bantuan di bidang pendidikan ini menjadi kegiatan rutin CSR setiap tahunnya. Ada 5 sekolah yang diberikan bantuan, yaitu SD YPK Silo Ambroben, SD YPK IV Sburia, SD YPK Rut Yenures, SMP YPK Rut Yenures, dan SMA YPK 2 Biak. Bantuan tersebut berupa beasiswa untuk 10 siswa di tiap-tiap sekolah dan khusus untuk SMA YPK 2 Biak ditambah dengan bantuan penyediaan komputer untuk kegiatan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), karena sekolah tersebut ditunjuk oleh Dinas Pendidikan sebagai penyelenggara UNBK di kota Biak.

Dalam bidang bantuan pelestarian alam, PT Angkasa Pura I (Persero) bekerjasama dengan Paguyuban Warga Jawa Tengah untuk membuat taman binaan yang berlokasi di Jalan M. Yamin kota Biak, jalan tersebut merupakan jalan akses menuju bandara. Pengerjaan taman tersebut direncanakan akan dimulai pada bulan Mei 2017 dengan melibatkan anggota-anggota paguyuban itu sendiri.

Dengan jumlah keseluruhan bantuan yang mencapai Rp 145.320.000,- ini diharapkan bisa membawa dampak yang positif bagi dunia pendidikan dan pelestarian alam di kota Biak agar dapat terus berkembang. Tidak lupa General Manager selalu mengingatkan dan meminta pihak-pihak yang terlibat untuk senantiasa menjaga semua fasilitas bandara, seperti tidak membobol pagar perimetri, memecahkan lampu runway, serta menerobos jalur runway agar keselamatan kegiatan penerbangan di Bandara Frans Kaisiepo dapat terus terjaga dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

M. Fajar